November 18, 2018

Masjid Menara Kudus | Akulturasi Hindu-Buddha-Islam

Masjid Menara Kudus | Akulturasi Hindu-Buddha-Islam

Masjid Menara Kudus adalah masjid kuno yang dibangun oleh Sunan Kudus sejak tahun 1549 Masehi (956 Hijriah). Lokasi saat ini berada di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ada keunikan dari masjid ini karena memiliki menara yang serupa bangunan candi serta pola arsitektur yang memadukan konsep budaya Islam dengan budaya Hindu-Buddha sehingga menunjukkan terjadinya proses akulturasi dalam pengislaman Jawa.

Sehari-hari, peziarah berkunjung ke masjid ini untuk beribadah sekaligus ziarah ke makam Sunan Kudus yang terletak di sisi barat kompleks masjid. Selain itu, masjid ini menjadi pusat keramaian pada Festival Dhandhanganyang diadakan warga Kudus untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Uniknya Menara Kudus memiliki ketinggian 18 meter dengan bagian dasar berukuran 10 x 10 m. Di sekeliling bangunan dihias dengan piring-piring bergambar yang kesemuanya berjumlah 32 buah. Dua puluh buah di antaranya berwarna biru serta berlukiskan masjid, manusia dengan unta dan pohon kurma. Sementara itu, 12 buah lainnya berwarna merah putih berlukiskan kembang. Di dalam menara terdapat tangga yang terbuat dari kayu jati yang mungkin dibuat pada tahun 1895 M. Bangunan dan hiasannya jelas menunjukkan adanya hubungan dengan kesenian Hindu Jawa karena bangunan Menara Kudus itu terdiri dari 3 bagian: (1) kaki, (2) badan, dan (3) puncak bangunan. Menara ini dihiasi pula antefiks (hiasan yang menyerupai bukit kecil).

Kaki dan badan menara dibangun dan diukir dengan tradisi Jawa-Hindu, termasuk motifnya. Ciri lainnya bisa dilihat pada penggunaan material batu bata yang dipasang tanpa perekat semen. Teknik konstruksi tradisional Jawa juga dapat dilihat pada bagian kepala menara yang berbentuk suatu bangunan berkonstruksi kayu jati dengan empat batang saka guru yang menopang dua tumpuk atap tajug.

Pada bagian puncak atap tajug terdapat semacam mustaka (kepala) seperti pada puncak atap tumpang bangunan utama masjid-masjid tradisional di Jawa yang jelas merujuk pada unsur arsitektur Jawa-Hindu

Masjid Menara Kudus | Akulturasi Hindu-Buddha-Islam
gerbang menuju makam Sunan Kudus
Di dalam komplek Masjid Menara Kudus juga terdapat makam salah satu Wali Songo yakni Sunan Kudus dan beberapa sanak kerabatnya juga dimakamkan di tempat ini. Sunan Kudus merupakan salah satu wali yang dikenal alim dan mempunyai ilmu kebatinan tingkat tinggi. Tak heran banyak peziarah yang datang setiap harinya di makam untuk mendoakan beliau. Kepadatan para peziarah dari seluruh penjuru negeri membuat ekonomi penduduk sekitar semakin meningkat. Terbukti dengan adanya toko-toko yang berjualan aneka macam aksesori Islami muali dari jilbab,tasbih,alat perangkat sholat dsb.

Beberapa kutipan sejarah disalin dari Wikipedia.

November 17, 2018

Menikmati Secangkir Kopi di "Surga"

Dikisahkan pada suatu masa di surga yang tenang dan begitu indah, Cak Nun bercengkrama dengan beberapa orang diantaranya beliau adalah Bung Karno, Gus Dur, Gus Mus, dan beberapa orang lainnya.

Menikmati Secangkir Kopi di "Surga"


Sembari menikmati kopi panas dan sajian pisang goreng, tampaknya mereka tidak sedang berdiskusi topik apapun hanya guyonan khas mereka yang saya dengarkan. 

Oh iya, saya ceritanya menjadi tukang bikin kopi semacam office boy disini hehe, Cak Nun bilang waktu itu ketemu saya di gerbang antara neraka dan surga, keliahatan bingung, Cak Nun akhirnya mengajak saya ke surga.

"timbang suwung awakmu ndek kene ae gaekno aku kopi" ujar Cak Nun saat itu

Ketika saya sedang bersantai menikmati sebatang rokok, tiba-tiba terdengar suara dari jauh orang sedang tergesa-gesa dan nafasnya ngos2an. Sambil menghela nafas beliau bilang

"Juancuk, neroko puanase pol, gak betah aku, aku tak disini aja, enak adem"

"Samean iki sopo kok moro-moro teko rene?" tanya saya

"lho aku nyusul Cak Nun, aku gak betah, ndek kono ongkep, enak ndek kene adem ono kopine" ujarnya

"Jancuk, samean presiden teko negoro kuwi ya, samean dungaren gawe serban,pangling aku", saya terdiam, sambil melanjutkan menghisap rokok

"Jancuk ndasmu, topiku kari ndek neroko cuk, mau rene di kek i serban aku"


Rupanya beliau ini adalah Sudjiwo Tejo, Presiden dari negeri Jancukers, karena berisiknya percakapan saya dengan beliau, Cak Nun menghampiri kami dan mempersilakan beliau untuk gabung.

"Anu, gaekno kopi gawe wong iku mau ya, seng pait tur panas" ujar Cak Nun

"Njeh mbah, kok wong niku saget mlebu ten mriki to mbah? " tanya saya

"Alah bahno wes, sakno timbang plonga plongo kepanasen ndek kono

"Eee lha njeh mbah wong ora tau ibadah kok iso mlebu kene"

"Lha awakmu kok iso mlebu kene?"

"Jancuk, iyo yo mbah, Tuhan Maha Asyik" jawabku sambil cengengesan

Itulah beberapa drama dan kejadian menarik di surga versi saya, mungkin juga saya tidak kuat dengan neraka, dan tidak pantas juga menikmati sajian surga. Namun, mengharap ibadah dengan tujuan surga adalah tidak penting karena tujuan kita adalah Gusti Allah. Wong suwung seperti saya mungkin plonga plongo di neraka maupun di surga. Akan tetapi hati akan menjadi tenang apabila saya ada di sisi Allah SWT.

Salam dari surga

May 25, 2018

Wisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh Api

Gunung Merapi merupakan gunung berapi di Indonesia yang masih aktif hingga saat ini. Secara administratif terletak sekitar 30 KM dari Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Gunung ini terakhir meletus pada tahun 2010 dan banyak menelan korban jiwa termasuk sang juru kunci Gunung Merapi yakni Mbah Maridjan. Tercatat hingga saat ini aktifitas Merapi masih sangat berbahaya.

Wisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh Api

Uniknya, warga sekitar menjadikan Gunung Merapi sebagai salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi, mereka menyebutnya Wisata Lava Tour Merapi. Kita akan dibawa oleh Mobil Jeep yang bisa kita sewa menuju titik terdekat merapi yakni Bungker Kaliadem. Total Jeep yang disewakan sekitar 680 unit yang disediakan untuk mengangkut wisatawan.

Wisata Lava Tour Merapi menyediakan paket-paket wisata tour Jeep. Harga berkisar antara 300ribu hingga 600ribu per unit Jeep tergantung ukuran Jeep yang akan digunakan. Sebelum Jeep mengantar hingga ke Bungker Kaliadem, rombongan wisatawan juga akan singgah di beberapa objek wisata lainnya , yakni Batu Alien, Kawasan Rumah Bekas Erupsi, dan Petilasan Mbah Marijan.

Mari kita bahas sedikit tentang beberapa objek andalan di Wisata Lava Tour Merapi yang pernah saya kunjungi.

1. Bungker Kaliadem

Wisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh Api

Bungker Kaliadem merupakan titik terdekat objek di Wisata Lava Tour Merapi. Di lokasi tersebut terdapat sebuah bunker sebagai tempat berlindung apabila suatu ketika terjadi letusan Gunung Merapi. Terdapat cerita menarik ketika merapi meletus sekitar tahun 1930, 2 orang meninggal di dalam Bunker Kaliadem karena hawa panas dan lava masuk kedalam bunker saat itu.

2. Kawasan Rumah Bekas Erupsi

Wisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh ApiWisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh Api

Selanjutnya adalah spot kawasan rumah yang dahulu pernah terpapar lava atau asap panas dari Gunung Merapi. Disini terdapat barang-barang yang terkena langsung dampak dari letusan merapi hingga tak terbentuk asalnya beberapa juga meleleh karena panasnya api. Seperti sepeda motor, perabotan rumah tangga.

Wisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh Api


Namun yang menarik terdapat kitab suci Al-Quran yang masih utuh dan tak tersentuh api dan terbakar, hanya cover dari Al-Quran yang sedikit terbakar namun di dalam isinya tidak terbakar sama sekali.

3. Batu Alien

Wisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh Api

Di lokasi ini wisatawan dapat melihat sebuah batu besar yang berbentuk seperti wajah manusia. Warga sekitar menyebutnya Batu Alien karena batu tersebut terbentuk dari letusan merapi saat itu. Wisatawan juga bisa mengambil foto puncak merapi dari kawasan ini. Sayangnya saya tidak sempat mengabadikan foto batu tersebut karena tidak begitu tertarik.

4. Petilasan Mbah Marijan

Wisata Lava Tour Merapi | Al-Quran Yang Tak Tersentuh Api

Kawasan Petilasan Mbah Marijan adalah sebuah tempat dimana saat erupsi merapi tahun 2010 Mbah Marijan yang juru kunci merapi saat itu meninggal. Untuk mengenang beliau warga sekitar membuat petilasan pada tempat dimana beliau meninggal. Sedangkan jenazahnya sendiri di makamkan di pemakaman umum setempat dan tidak di makamkan di tempat ini. Beberapa saksi bisu letusan merapi tahun 2010 juga terdapat di kawasan ini seperti mobil APV yang mengangut beberapa warga untuk di evakuasi, perabotan rumah tangga, dan lainnya.

Setelah selesai mengunjungi beberapa spot di Wisata Lava Tour Merapi, wisatawan akan disegarkan dengan di pacu adrenalinnya di sebuah sungai dimana mobil-mobil Jeep akan beraksi membawa wisatawan untuk merasakan sensasi pengalaman adventure naik Jeep. Setelah selesai bermain air Jeep akan kembali membawa rombongan ke tempat semula.

Itulah sedikit cerita mengenai perjalanan saya menyusuri Gunung Merapi, gunung yang masih aktif dan terus berdetak setiap saat. Tetap waspada apabila ingin berwisata kemari karena kondisi gunung yang masih aktif dan suatu saat kemungkinan bisa kembali erupsi.

Catatan : Aktifitas Gunung Merapi saat ini terpantau kembali aktif dan menyemburkan asap panas ke udara sehingga kawasan Wisata Lava Tour Merapi kemungkinan akan ditutup sementara waktu hingga kondisi kondusif seperti semula.

March 24, 2018

Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan Banyuwangi

sumber : http://radnaradno.blogspot.co.id


Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa pengalaman dan tulisan dari rekan saya yang pernah mengunjungi suatu tempat tertentu tapi saya belum sempat mengujunginya yakni Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan Banyuwangi yang terletak di Banyuwangi Jawa Timur. Semoga bisa menjadikan informasi bila ada kalian yang ingin travelling ke Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan Banyuwangi. Semua informasi ini real dari cerita teman saya Ratna yang berkesempatan kesana.


Berikut cerita dari teman saya tentang Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan Banyuwangi mari kita simak.

Sumber : http://radnaradno.blogspot.co.id

sumber : http://radnaradno.blogspot.co.id


Hello gengs!

Pada blog post kali ini saya akan membagikan sedikit pengalaman saya liburan ke salah satu destinasi wisata di ujung pulau Jawa.
Tujuan kami kali ini di Pulau Menjangan & Pulau Tabuhan.
Sedikit info soal Pulau Menjangan, pulau ini terletak dalam gugusan kawasan Taman Nasiona Bali Barat (TNBB) dan terkenal dengan destinasi snorklingnya.
Untuk Pulau Tabuhan, pulau ini kecil ini masuk dalam kawasan kabupaten Banyuwangi, dan terletak di Selat Bali.

Kami mengikuti paket tour Menjangan - Tabuhan via Yuk Banyuwangi. Setelah mencari review dan petunjuk, jatuhlah pilihan kami pada Yuk Banyuwangi. Dengan harga IDR 275,000/pax kami sudah dapat menjelajah snorking di pulau Menjangan dan Tabuhan (harga bisa berubah sewaktu-waktu.)
Untuk ikut tour, bisa booking via CP yang tertera pada website Yuk Banyuwangi atau instagram @yukbanyuwangi.

Kami berangkat dari Sidoarjo, rencana menggunakan kereta Mutiara Timur Malam.
Tetapi karena ada insiden teman saya terlambat ke stasiun alhasil kami harus mengejar waktu dengan bus.
Kami berangkat dari terminal Bungurasih, Sidoarjo pada pukul 23.00 WIB.
Tips: untuk yang naik bis, pilih bis AKAS/AKAS ASRI.
Kami sampai di Banyuwangi sekitar pukul 07.00 dan kami turun di meeting point Grand Watu Dodol, yang dimana terletak dipinggir jalan raya.

Grand Watu Dodol ( GWD ) ini adalah rest area, ada tempat parkir yang luas, tempat makan, area wahana permainan dan kamar mandi umum.
Ketika kami tiba disana, suasana masih sepi. Ada beberapa foto GWD tapi terhapus tidak sengaja di kamera saya :(
Oh iya ada pantai kecil dengan bebatuan, ombaknya cukup besar sehingga ada tulisan dilarang mandi.

Sekitar pukul 08.30 semua peserta siap di meeting point Yuk Banyuwangi, kami disambut oleh salah satu pemandu (saya lupa namanya) inisialnya R kalau tidak salah.
Dia mengumpulkan kami semua, memberi beberapa informasi dan wejangan lalu memimpin doa bersama.
Peserta berjumlah 9 orang, kami naik perahu motor kecil ditemani pemandu lain beserta seorang bapak.
Sebelum berangkat saya bersiap dengan membawa peralatan seperlunya, dan mengaplikasikan sun block diseluruh badan.
Tips: aplikasikan sun block berSPF tinggi setidaknya 15 menit sebelum terpapar sinar matahari.

Dan mulailah perjalanan kami ke pulau Menjangan.
Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan yang sangat memanjakan mata. Indahnya Taman Nasional Bali Barat, nampak pepohonan rindang dengan pantai pasir putih. Jika beruntung kita bisa melihat beberapa kera berlarian dipantai. Sayangnya kita tidak boleh berlabuh disini, sepertinya dikarenakan ini lingkungan observasi sehingga tidak boleh untuk tempat "bermain." Mas Anjar, pemandu kami berkata kalau tempat ini juga sebagai penangkaran Jalak Bali. Ada yang tahu Jalak Bali? Burung endemik khas Bali yang mulai langka dan dilindungi. Sayangnya ada beberapa peserta tour kami yang tidak tahu apa itu Jalak Bali :( semoga dengan ini mereka jadi tahu apa itu Jalak Bali dan turut dalam melindungi satwa langka. Perjalanan kami seru sekali, ditemani sinar matahari dengan ombak yang cukup mengguncang. Hati-hati mabuk laut, ya!

Awalnya saya kira perjalanan akan singkat tapi memakan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di spot snorkling pertama.

Spot pertama kalau tidak salah namanya Coral Garden, tidak jauh dari pulau Menjangan. Sesuai namanya banyak batu koral/terumbu karang nan cantik disana.
Bagi saya ini adalah pengalaman snorkling pertama saya. Jujur saya gugup 100% karena saya tidak bisa berenang dan ini laut lepas. SUPER DUPER PANIK hahahaha...
Setelah diberi peralatan snorkling, saya memantapkan diri untuk turun kebawah.
Karena ada pelampung, saya sedikit tenang. Sayangnya karena ini pertama kali, saya jadi tidak bisa menguasai pernapasan dengan baik. Air laut masih masuk ke mulut, saya masih bernapas menggunakan hidung dan sering tersedak. Saya mencoba berenang tapi kurang bisa mengatur diri.
Akhirnya setelah 10 menit saya terombang-ambing, saya naik ke kapal. Minum air sebentar dan mulai mengatur diri.
Saya turun lagi kebawah, kali ini saya sudah bisa menguasai google/kacamata snorkling.
Air laut sudah tidak masuk ke hidung dan saya mulai bernapas menggunakan mulut.
Saya cukup menikmati snorkling disini, arus ombak lumayan mengguncang diri.

Oh iya, dari Yuk Banyuwangi disediakan dokumentasi dari pemandu. Jadi kalau ngga bawa kamera tapi mau foto kece didalam laut, di kapal atau di pulau tinggal minta tolong fotoin sama mas-nya.
Saya ngga sempet foto dalam laut karena ngga punya kamera underwater, sedihnya juga pake kamera hp susah banget fotonya :(
Kami snorkling sekitar 30-60 menit, lupa saking asiknya hehehe...
Setelah puas lihat pemandangan dalam laut, kami naik ke kapal dan singgah di pelabuhan pulau Menjangan.

Di terik siang hari dan kelelahan, pemandu kami membawakan kami makan siang. Kami makan di bangunan mirip saung. Di pulau Menjangan ini kami juga bertemu beberapa wisatawan asing. Mereka nampak menikmati berada disini. Usai makan, saya sempat berkeliling sebentar. Maunya sih keliling sampai lama, tapi kami mengejar waktu untuk ke destinasi selanjutnya.

Sebetulnya saya hendak snorkling disini, dikarenakan lautnya yang dangkal- saya bisa berdiri dan nampak airnya jernih. Tapi sayang, waktu kami tidak banyak. Saya juga sempat cari-cari Menjangan/Rusa tapi tidak ketemu :( kita jumpa next time ya Menjangan...

Kami bersiap untuk ke spot snorkling selanjutnya. Sekitar 20 menit dari pelabuhan Menjangan.
Saya lupa nama spot snorkling kedua, "something Sandy" begitulah... (duh pikun!)
Ada "sandy" nya dikarenakan spot ini tidak jauh dari bibir pantai, dan sangat dangkal. Kita harus berhati-hati agar tidak menginjak terumbu karang.

Disetiap spot kita ditawari untuk foto bareng Nemo aka Clown Fish. Di spot langsung saya bisa lihat Clown Fish, tapi entah kenapa difoto si Nemo nya NGGAK KELIATAN HIKS HIKS T^T
Oh iya setiap mau ambil foto seperti dibawah ini kita diminta untuk lepas pelampung agar bisa"tenggelam." Beruntung bapak pemandu baik banget mau bantuin saya yang cupu dan nggak bisa renang ini :(
Badan kita akan ditahan sebentar agar bisa ambil pose yang bagus, aih! sadly pose saya jelek semua hahaha...

Setelah puas main dan foto-foto disini, kami menuju destinasi terakhir dari tour, pulau Tabuhan.

Ternyata, pulau Tabuhan cukup jauh dari pulau Menjangan. Mungkin sekitar 1 jam perjalanan.
Dan ternyata juga, ombak menuju pulau Tabuhan cukup tinggi untuk mengombang-ambingkan kapal kami.

Sensasi kapal dihantam ombak dan seperti hampir terbalik kami alami, dan itu seru banget!
Regu tour kami ketakutan, saya sih enggak! Malah sempat ketiduran saking capek dan juga tertawa senang menikmati ombak. Kenapa? karena saya lebih takut naik roller-coaster dibanding kena ombak begini hehehe...
Sampai di Pulau Tabuhan, saya dibikin takjub oleh pulau ini...
Pulaunya memang kecil, kita bisa mengelilingi dengan jalan kaki tidak lebih dari 15 menit. Tapi pemandangannya sungguh-sungguh cantik!

Oh iya, di Tabuhan ini ada warung-warung kecil dari warga yang menyediakan makanan ringan dan minuman.

Percaya sama saya, setelah snorkling dan perjalanan yang panjang kalian sampai disini pasti lapar banget!
Jadi pastikan dari meeting point kalian bawa uang ya.
Bocoran harga: mie instant rebus atau goreng Rp. 8,000 perporsi (1bungkus), pisang goreng Rp. 2,000 perbiji, minuman sekitar Rp. 4,000 s/d 15,000 tergantung jenisnya.
Kenapa mahal? karena Tabuhan ini bukan pulau berpenghuni, jadi para penjual ini berasal dari daratan Banyuwangi, dan untuk membawa bahan makanan ke Tabuhan pasti butuh biaya bahan bakar perahu, kan? Jadilah cukup mahal. Tapi harus dimaklumi lho! Kalau mau hemat ya bawa makanan sendiri.
Tapi untuk minuman, kami dapat minuman dari tour Yuk Banyuwangi, berupa air mineral kemasan 330ml disediakan dalam jumlah 1 karton untuk kami semua.
Dan setelah kenyang makan, saya menjelajah pulau sendirian. Karena semua geng tour kecapekan, asik makan dan nggak mau kena panas. Sedih hayati bang...

Saya mendekati puing-puing niatnya mau main, tapi apa daya ombak cukup besar. Saya yang sendirian main disini, takut juga terseret ombak. Karena nggak ada yang ngawasin saya main disini, saya jadi nggak berani main ke tempat yang ombaknya besar. Karena angin kencang, otomatis ombak juga besar.

sumber : http://radnaradno.blogspot.co.id


Selesai sesi foto-foto, kami memulai perjalanan kembali ke GWD. Jujur saja, saya kurang puas main di Tabuhan. Pulaunya terlalu cantik untuk ditinggalkan. Tapi, apa boleh buat berakhirnya waktu tour, berakhir juga saya bersua dengan Tabuhan. Sebuah perkenalan singkat yang akan selalu saya ingat.

Saya berencana untuk bersua denganmu dilain waktu, Tabuhan nan menawan.
Perjalanan pulang dari Tabuhan menuju GWD tidak semulus ketika kami berangkat, mungkin juga karena waktu sudah sore. Ombak makin besar dan mengayun-ayun kapal kami, tapi saya sangat menikmati perjalanan ini. Kami tiba di GWD sekitar pukul setengan 5 sore.
Kami mandi di kamar mandi umum, menyempatkan makan di rest area dan menuju terminal menggunakan ojek untuk pulang ke Surabaya.
Sebuah perjalanan sehari yang melekat di hati!

Beberapa tips dari @radnaradno :

* Selalu aplikasikan sunblock. Sebelum berangkat, sesudah snorkling/kena air. Ini penting sekali, karena saya hanya mengaplikasikan sunblock 1x, kulit saya terbakar dan membekas sampai 3 minggu :(
* Kalau kamu gampang mabuk laut, jangan lupa minum obat anti mabuk & selalu sedia di tas.
* Bawa sejenis Tolak Angin atau Antangin, terutama kalau kamu nggak kuat angin laut yang kencang.
* Bawa uang, ini untuk beli jajan di Pulau Tabuhan, hehehe...
* Kalau punya, kamu bisa bawa kamera underwater, setiap pemandangan disini sangat worth untuk diabadikan.
* Nggak perlu takut kalau baru pertama kali snorkling, karena sekali main kamu pasti ketagihan kayak saya XD
* Kalau berangkat dari Surabaya kamu bisa naik kereta dan jam bisa disesuaikan, kalau naik bis pastikan kamu naik bis yang langsung Banyuwangi tanpa lewat Lumajang atau Jember.
* Jangan naik bis yang dioper dan jangan mau kalau di oper turun-turun. Perjalanan SBY-BWI via bis sekitar 8-9 jam, jadi hitunglah jam agar tidak ketinggalan tour.
* Saya merekomendasikan tour Yuk Banyuwangi (www.yukbanyuwangi.co.id) dikarenakan tarif yang terjangkau, pelayanan yang baik dan bagi saya memuaskan.

INFO:
Tarif kereta Mutiara Timur Malam dari Surabaya Rp. 100,000/penumpang.
Tarif bis AKAS/AKAS ASRI AC Ekonomi Rp. 54,000/penumpang.
Biaya tur via Yuk Banyuwangi Rp. 275,000/orang (booking dahulu via CP.)
Tarif kamar mandi umum Rp. 3,000/orang.
Makanan di Pulau Tabuhan Rp. 8,000 - 15,000/porsi (mi instan)
Makanan di GWD rest area mulai dari Rp. 20,000/porsi (nasi goreng)
Minuman di GWD rest area mulai dari Rp. 5,000/botol (air mineral botol 600ml)
Tarif ojek dari GWD ke terminal Rp. 20,000/2 motor-2 orang. (Jangan malu untuk menanyakan ojek dan menawar ongkos.)
catatan: harga diatas bisa berubah sewaktu-waktu.

Catatan penulis:
Wisata bahari seperti snorkeling harus bisa menjaga keutuhan lokasi wisata.
Terumbu karang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa tumbuh hingga sampai
seperti yang kamu lihat di spot snorkeling.
Jadi jangan sampai kegiatan snorkeling maupun diving kita berpotensi merusak terumbu karang. Semisal menginjak, mencabut atau sengaja menghancurkan. Jangan sampai ya...
Juga jagalah selalu kebersihan lingkungan dimanapun kita berpetualang.
Jangan buang sampah sembarangan, jangan ambil apapun yg bukan milik kita, jangan mencabut atau mengambil makhluk hidup maupun flora yang seharusnya berada ditempatnya.
Semisal ada bintang laut lucu, kita bisa berfoto dengannya tapi tidak untuk mengambilnya dan dibawa pulang, jangan yaaa....
Semoga kawasan wisata pulau Menjangan dan Tabuhan tetap asri dan terjaga ekosistemnya, siapa tahu kelak kita bisa mengajak anak cucu untuk main disana.


Itulah pengalaman dari teman saya Ratna yang mengunjungi Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan Banyuwangi. Cerita yang cukup menarik sehingga suatu saat nanti saya ingin berkunjung ke Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan Banyuwangi.


Terima kasih kepada Ratna yang sudah mengijinkan tulisannya saya repost di blog saya ini apabila kalian ingin mengunjungi blog Ratna silahkan di http://radnaradno.blogspot.co.id atau di Instagramnya @radnaradno.


Salam Lestari

March 14, 2018

Kenapa Pilih Adidas ?

Kenapa Pilih Adidas ?


Kenapa Pilih Adidas ?
beberpa koleksi adidas saya
Salah satu brand besar yakni Adidas adalah salah satu brand yang sangat saya gemari. Tidak banyak koleksi sepatu,baju atau lainnya dari brand ini. Namun entah kenapa saya lebih menyukai Adidas daripada Nike, New Balance, Puma dll.

Mengutip dari Wikipedia Adidas adalah sebuah perusahaan sepatu yang berasal dari negara Jerman. Perusahaan ini dinamakan atas pendirinya, Adolf (AdiDassler, yang mulai memproduksi sepatu pada 1920-an di Herzogenaurach dekat Nuremberg, Jerman. Rancangan baju dan sepatu perusahaan ini biasanya termasuk tiga strip paralel dengan warna yang sama, dan motif yang sama digunakan sebagai logo resmi adidas. Adidas adalah perusahaan pakaian olahraga terbesar di Eropa dan kedua terbesar di dunia setelah Nike.

Kebanyakan ketika saya travelling atau bepergian ke acara resmi saya sering menggunakan sepatu dari Adidas yang tentunya original/asli. Namun saya tidak membelinya di outlet atau store resmi Adidas yang tersebar di beberapa mall di kota-kota besar di Indonesia. Saya membelinya di teman yang berjualan di Online Shop maupun di Store penjualan sepatu Offline di kota saya sekarang.

Kegandrungan trend Sneakers di kalangan para remaja saat ini membuat banyak sekali Online/Offline Store yang menjual beberapa sneakers mulai dari harga 250ribuan hingga puluhan juta rupiah. Beberapa tipe sepatu dari berbagai brand biasanya tidak menjual seri-seri tertentu di Indonesia, sedangkan store online dan offline mampu menyediakannya disamping itu juga harganya relatif terjangkau daripada harus membeli ke outlet resminya.


Tidak selalu adidas, saya juga mempunyai beberapa sepatu dari New Balance, Macbeth, Converse dll tapi entah kenapa saya lebih percaya diri kalau memakai sepatu dari Adidas hehe.

Pengalaman saya dulu saya tidak pernah mempunyai sepatu dengan nama brand besar dan cenderung KW atau replika. Namun, kenyataannya sepatu dari produk KW atau replika cenderung membuat kesan negatif diantaranya kurang nyaman dipakai,tidak tahan lama, mudah rusak, cepat bau, dan masih banyak faktor negatif lainnya.

Akhirnya saya mencoba membeli sepatu original yang memang dari bahan dasarnya saja sudah bagus di sebuah offline store di kota saya. Dari segi harga memang mahal dan jauh diatas sepatu KW atau replika. Kebetulan sepatu pertama saya yang saya beli adalah dari brand Adidas yakni seri Adidas Grand Prix. Namun, sekarang sudah merambah ke seri lainnya seperti seri Adidas Superstar, Adidas Dragon, Adidas Neo Racer dsb, tidak hanya itu saya membeli Tracktop atau jaket original Adidas bekas yang bisa dibilang murah dari toko online, karena ketika saya ingin membeli baru dan cek harga di outlet resminya ternyata harganya terlampau fantastis.

Bukan bermaksud pamer atau untuk kesan membeli merk tertentu, namun disini saya hanya sharing pengalaman saya dengan menggunakan atau membeli sepatu yang benar-benar original saya mendapatkan kesan positif yakni sepatu awet, tidak mudah bau, bahan kuat, dan tentunya nilai prestige saat memakainya lebih dapat. Terserah pilihan kalian tentang brand mau pilih apa namun yang saya tekankan adalah nilai originalnya. Saya yakin pasti kalian akan mendapatkan pengalaman positif tentang pemakaian sepatu yang original, tidak usah pilih yang mahal, banyak pilihan sepatu murah tapi original yang dijual di offline atau online store.

Mungkin kesan pertama membeli sepatu original merk Adidas yang membuat saya kepincut dengan brand ini.

Jadi, kenapa pilih Adidas ?

January 10, 2018

Masjid Cheng Ho Pandaan | Perpaduan Mosaik Islam dan Cina

Assalamualaikum

Pada cerita travel blog kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman berkunjung di Masjid Cheng Ho Pandaan. Masjid Cheng Hoo terletak di ruas jalan raya Malang-Surabaya dan dekat dengan Terminal Pandaan. Sesuai prasasti yang terletak di badan masjid, masjid ini diresmikan oleh Bupati Pasuruan pada tanggal 27 Juni 2008.


Masjid Cheng Ho Pandaan

Sentuhan mosaik islam dan cina sangat kental di masjid ini. Mengingat, masjid ini bernama Cheng Ho yang berasal dari negeri China.

Siapa Cheng Ho?

Menurut sumber yang saya kutip dari Wikipedia, Cheng Ho adalah seorang kasim muslim yang menjadi kepercayaan Kaisar Yongle dari China ( dulu Tiongkok ) yaitu Kaisar ketiga dari Dinasti Ming. Cheng Ho sering melakukan ekspedisi ke berbagai daerah dan pernah beberapa kali Cheng Ho mengunjungi negara Indonesia khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera pada sekitaran abad ke 15.

Lalu apa relasi atau keterkaitan dari masjid ini dengan Cheng Ho?

Masjid Cheng Ho PandaanMasjid Cheng Ho Pandaan

Masjid ini didirikan untuk menghormati Cheng Ho itu sendiri yang seorang muslim dan pernah berlayar melakukan ekspedisi sekitar 7 tahun dari ke suatu tempat ke tempat lain. Menurut tulisan atau prasasti yang terdapat di pintu masuk masjid, konon masjid ini adalah masjid pertama di dunia yang menggunakan nama "Cheng Ho" sebagai nama masjid. Seperti kita ketahui banyak nama masjid di Indonesia maupun di luar negeri yang menggunakan nama "Cheng Ho".


Masjid Cheng Ho Pandaan

Bila kalian beragama muslim dan dalam perjalanan menuju kota Surabaya atau sebaliknya via jalur darat khusunya kendaraan roda empat ataupun roda dua silahkan mampir sejenak untuk beribadah di Masjid Cheng Hoo Pandaan ini. Karena, nuansa mosaik islam dan cina sangat terasa bila kita masuk di dalam area masjid. Ornamen dan ukiran khas cina dengan warna merahnya juga sangat mendominasi di dalam arsitektur bangunan masjid ini.

Masjid Cheng Ho Pandaan merupakan salah satu tempat ibadah yang juga merupakan destinasi menarik di Kabupaten Pasuruan khususnya Pandaan. Banyak orang mengunjungi masjid ini disamping untuk ibadah, mereka juga sesekali rehat sejenak dalam perjalanan menuju ke tempat selanjutnya.



Sedangkan untuk biaya masuk ke area masjid ini tidak dipungut biaya alias gratis. Hanya kontribusi amal untuk parkir kendaraan saja. Halaman parkir yang luas dan aman bagi para wisatawan disediakan di tempat ini. Sehingga kalian tidak perlu khawatir ketika menitipkan kendaraan saat mengunjungi tempat ini.


Masjid Cheng Ho Pandaan

Pada kawasan sekitaran masjid kalian juga bisa berkunjung ke beberapa tempat menarik yang jaraknya relatif dekat dari Masjid Cheng Ho Pandaan. Seperti Taman Safari Prigen Pasuruan, Taman Dayu Resort, dan Agro Bhakti Alam Pasuruan. Bila kalian ingin menuju ke Agro Bhakti Alam, jarak yang ditempuh dari Masjid Cheng Ho Pandaan ini relatif jauh namun masih bisa dijangkau karena masih dalam kawasan Kabupaten Pasuruan.

Demikian sedikit ulasan tentang Masjid Cheng Ho Pandaan semoga menjadikan informasi yang bermanfaat.

Wassalamulaikum

M. Rohman Wijaya

January 7, 2018

Wisata Lembah Tumpang Resort Malang

Assalamualaikum

Malang merupakan kota penuh dengan daya tarik wisatawan khusunya wisata untuk keluarga. Di Kota batu banyak terdapat wisata edukasi dan keluarga seperti Jatim Park, Eco Green Park, Selecta dll.

Sedangkan di timur kita semua sudah banyak yang tahu Wana Wisata Pemandian Mendit yang sudah ada bertahun-tahun. Namun sekarang di daerah sekitarnya yakni Tumpang terdapat tempat wisata yang tak kalah dengan Mendit atau Selecta yakni Wisata Lembah Tumpang Resort Malang.


Wisata Lembah Tumpang Resort Malang

Akses menuju ke Wisata Lembah Tumpang Resort Malang sangat mudah dari arah Kota Malang kita mengambil arah Sawojajar kemudian arah Jl. Ki Ageng Gribig smapai pertigaan lanjut ke arah kanan ke Jl. Madyopuro ikuti jalan tersebut sampai ketemu Jl. Raya Slamet kemudian belok kiri Gang Gumuk Agung jalan sekitar 500-600meter sampai ke tujuan.

Bila takut tersesat dan salah arah jalan sebaiknya gunakan GPS dari Google Maps dengan membuka Lokasi Lembah Tumpang Resort Malang.


Wisata Lembah Tumpang Resort Malang 

Harga tiket berkisar 30ribu rupiah per orang, untuk anak-anak ditarif sebesar 20ribu rupiah. Pada pintu masuk bila membawa kendaraan roda 4 atau roda dua kalain bisa langsung masuk dan langsung parkir di dalam tempat wisata setelah membayar tiket ke petugas. Saat masuk ke dalam kita disuguhkan pemandangan yang asri dengan banyaknya tanaman hijau yang tumbuh disekitar jalan. Selokan-selokan juga dialiri air yang jernih dari mata air sumber terdekat dengan ikan banyak yang menghiasi sepanjang perjalanan masuk.


Pada saat saya mengunjungi tempat ini kondisi pembangunannya masih dikatakan baru 70% terlihat beberapa pekerja sedang membangun spot-spot wisata diantaranya replika candi yang besar berlantai 4. Ada baiknya mengunjungi tempat ini pada hari biasa dikarenakan saat weekend tarifnya naik seharga 40ribu rupiah.

Ingin berenang? Jangan khawatir. Di Wisata Lembah Tumpang Resort Malang ini juga menyediakan kolam renang anak-anak dan dewasa tanpa perlu membayar lagi hanya bila ingin menyewa pelampung kalian diharuskan membayar sewa.


Wisata Lembah Tumpang Resort Malang

Tempat yang luas , air jernih yang berlimpah, pemandangan yang asri dan udara sejuk menambah nilai plus tempat ini tapi masih disayangkan beberapa pengujung masih sering membuang sampah sembarangan. Padahal di sekitar mereka banyak terdapat tempat sampah namun mereka masih saja tidak peduli.

Kafe atau resto dan tempat penginapan tersedia di beberapa tempat di area ini apabila kalian dari jauh dan ingin menginap di tempat ini, pengelola menyediakan tempat menginap namun saya tidak sempat memperoleh informasi berapa rate biaya penginapannya.



Wisata Lembah Tumpang Resort Malang Wisata Lembah Tumpang Resort Malang

Saran dari saya bila ingin berkunjung ke Wisata Lembah Tumpang Resort Malang sebaiknya membawa bekal sendiri dari rumah karena masih dalam taraf pembangunan sehingga meminimalisir ketersediaan makanan/minuman.

Wisata Lembah Tumpang Resort Malang bisa dijadikan alternatif liburan saat jenuh dengan rutinitas atau bosan dengan tempat wisata lainnya dan ingin mencari wisata baru.

Sekian pengalaman mengunujungi Wisata Lembah Tumpang Resort Malang semoga menjadikan informasi yang bermanfaat.

Wassalmualaikum
M. Rohman Wijaya

January 6, 2018

Rekomendasi Wisata Asia Tenggara di Tahun 2018

Setelah saya post tentang Rekomendasi Wisata Lokal di Tahun 2018 beberapa hari lalu, sekarang saya akan post tentang Rekomendasi Wisata Asia Tenggara di Tahun 2018 selain Indonesia.

Asia Tenggara khususnya sekarang menjadi bagian penting dalam tujuan wisatawan dari Indonesia. Banyak promo dari maskapai penerbangan sampai dari Tour perjalanan wisata dengan harga murah dan tidak terlalu menguras isi dompet.

Sebelum kita melakukan perjalanan ke luar negeri baiknya kita harus mempunyai paspor terlebih dahulu. Sedangkan Visa tidak saya bahas karena untuk menuju negara ASEAN khususnya kita dibebasakan dari Visa.

Simak postingan saya Cara Membuat Paspor.

Tanpa basa-basi lagi berikut Rekomendasi Wisata Asia Tenggara di Tahun 2018 versi saya.

          1.  Kuala Lumpur - Malaysia


Rekomendasi Wisata Asia Tenggara di Tahun 2018
foto pribadi

Kuala Lumpur adalah salah satu ikon wisata negara Malaysia. Kota ini terkenal dengan transportasi yang cepat, murah dan nyaman. Seperti banyak bus umum maupun wisata yang mirip Trans Jakarta kemudian juga terdapat KL Ekspress, yakni kereta cepat yang bisa mengantarkan wisatawan untuk menjelajah Malaysia dan masih banyak lagi mode transportasi yang lain. Di Kuala Lumpur anda bisa mengunjungi tempat-tempat wisata terkenal disana seperti Twin Tower Petronas, Dataran Merdeka, Menara Kuala Lumpur dll. Bila anda senang berbelanja mampirlah sejenak ke Kuala Lumpur City Centre ( KLCC ) salah satu pusat perbelanjaan besar di Malaysia.

         2.   Bangkok - Thailand


Rekomendasi Wisata Asia Tenggara di Tahun 2018
foto pribadi

Bangkok merupakan salah satu kota terpadat di kawasan Asia Tenggara. Banyak mall dan pertokoan dapat kita jumpai dan menghiasi sudut kota tersebut. Royal Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun, Asiatique dan masih banyak tempat lagi adalah destinasi yang menarik wisatawan hingga saat ini. Keunikan budaya dan keramah tamahan penduduk disana yang mayoritas menganut agama Buddha juga menjadikan salah satu nilai tersendiri. Jadi, tidak salah bila kalian mengunjungi Thailand, khususnya Bangkok untuk tahun 2018 ini.

         3.   Luang Prabang - Laos

https://vientianebackpackershostel.com/
sumber : https://vientianebackpackershostel.com

Laos merupakan nama sebuah negara bukan bumbu dapur ya hehe. Salah satu negara di Asia Tenggara ini juga menarik untuk dikunjungi. Bila menyukai wisata alam Laos memiliki Kuang Si Waterfall yang terkenal kemudian bisa juga tour heritage dengan mengunjungi Wat Visun, Wat Aham, Wat Xieng Thong dan lainnya. Suasana negara ini hampir serupa dengan Thailand dan mayoritas agaman yang dianut adalah Budha. Tak heran, banyak ditemukan candi-candi ( wat ) yang indah  disana.

        4.   Singapura


http://anekatempatwisata.com
sumber : http://anekatempatwisata.com

Singapura adalah negara paling kecil di Asia Tenggara. Bila dibandingkan luasnya dengan Danau Toba, Sumatera Utara negara ini masih jauh lebih kecil. Namun, perekonomian dan kemajuan negara ini dari tahun ke tahun mengalami peningkatan drastis. Banyak wisatawan ramai berkunjung ke negara ini karena tata kotanya nampak terawat dan bersih. Lihatlah tempat wisatanya seperti Merlion Park yang menjadi ikon negara ini dengan patung singanya kemudian Universal Studios, Gardens By The Bay, Marina Bay Sands dll. Bila suka berbelanja anda bisa mengujungi Bugis Street, Chinatown, Little India dan masih banyak tempat lainnya.

        5.   Mui Ne - Vietnam


http://saigontransfers.com
sumber : http://saigontransfers.com
Kalian ingin menikmati padang pasir seperti di Afrika? atau negara Arab ? jangan jauh jauh pergi kesana. Di negara Vietnam terdapat objek wisata padang pasir yang terkenal yakni Mui Ne Red Sand Dunes dan Mui Ne White Sand Dunes. Tak hanya padang pasir disana juga terdapat pantai , resort yang mewah dan banyak terdapat restoran. Akses menuju kesana juga tidak terlalu sulit karena Mui Ne Red Sand Dunes dekat dengan jalan sedangkan Mui Ne White Sand Dunes masih jauh kedalam. Tak ada salahnya bila ingin mencoba bermain pasir di tempat ini.

Saya sendiri sudah pernah mengujungi Thailand dan Malaysia berharap akan terus mengujungi tempat indah yang lainnya khususnya di Asia Tenggara.

Demikian Rekomendasi Wisata Asia Tenggara di Tahun 2018 semoga dapat menjadikan sedikit informasi bagi kalian bila tahun ini ingin berkunjung di salah satu negara ASEAN.

M. Rohman Wijaya

January 5, 2018

Rekomendasi Wisata Lokal di Tahun 2018

Tahun 2017 sudah meninggalkan kita, saatnya menyambut tahun baru 2018 dengan suka cita bagi yang hobby travelling pasti akan ada bucket list perjalanan di tahun 2018 ini dan tentunya travelling ke kawasan indonesia yang tak kalah bagusnya dengan wisata luar negeri.

Berikut saya rangkum dari berbagai artikel dan sumber yang sudah saya kumpulkan beberapa hari dalam Rekomendasi Wisata Lokal di Tahun 2018.


      1.   Lombok - Nusa Tenggara Barat


sumber : https://www.thecrazytourist.com/


Lombok merupakan primadona baru wisatawan karena lokasinya terdekat dari bali. Banyak turis wisatawan asing yang pergi ke Lombok setelah mengunjungi Bali. Setelah beberapa saat lalu Kawasan Lombok Mandalika diresmikan kunjungan ke pantai-pantai selatan Lombok bakalan melonjak di tahun 2018 ini. Terlebih Gunung Rinjani masih menjadi favorit wisatawan yang menyukai keindahan alam pegunungan.

       2.  Pulau Sumba - Nusa Tenggara Timur

sumber foto : http://www.indonesia-tourism.com/
Pulau Sumba menjadi terkenal seiring dengan berita kemenangan salah satu hotel yang ada disana menjadi hotel terbaik di dunia. Terlebih aktor Dian Sastro dan Nicholas Saputra sempat mengunjungi Sumba saat sesi pemotretan dan berbagai acara disana. Foto yang diunggah di akun instagram mereka banyak mendapat apresiasi netizen sehingga banyak yang penasaran ingin ke Sumba. Beberapa film seperti Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak, Susah Sinyal, Pendekar Tongkat Emas dll juga pernah syuting di Pulau Sumba. 

       3.  Danau Toba - Sumatera Utara

sumber foto : https://www.pesonaindo.com//
Tahun 2017 penerbangan dari Singapura ke Bandara Silangit, Sumatera Utara sudah dibuka, hal ini sesuai dengan kebijakan Pemerintah saat ini sebagai upaya meningkatkan industri pariwisata khususnya di Danau Toba. Target wisatawan juga bakalan semakin melonjak seiring dibukanya penerbangan ke tempat tersebut. 

       4.   Labuan Bajo - Flores

sumber foto: https://travel.idntimes.com/

Salah satu destinasi wisata di Indonesia bagian timur ini merupakan favorit bagi wisatawan mengingat tahun 2017 mengalami kenaikan drastis. Sekarang juga banyak dijumpai Tour Travel yang menyediakan paket wisata ke sana. Keindahan Pulau Komodo dan sekitarnya juga menyajikan keindahan alam dan bawah laut yang luar biasa.

       5.  Kepulauan Bangka Belitung

sumber foto: http://www.paketwisatabelitung.id

Kawasan Belitung pernah dijadikan latar film laskar pelangi namun belum terlalu terkenal saat itu. Pada Tahun 2017 keindahan alam disana sangat memukau sehingga banyak wisatawan yang merencanakan liburaanya ke Belitung. Terlebih banyak posting di Instagram yang memuat foto-foto keindahan alam di sana. Tahun 2018 ini Belitung menjadi kawasan prioritas pariwisata oleh pemerintah sehingga akan ada lonjakan wisawtawan di tahun ini.

       6.   Nusa Penida - Bali

sumber foto : https://indoasia-tourtravel.com/

Bali masih tetap menjadi prioritas kalangan wisatawan pada tahun 2018 ini. Tahun 2017 Nusa Penida menjadi tempat yang populer seiring dengan meningkatnya wisatawan asing maupun lokal ke sana. Keindahan gugusan pulau di Nusa Penida sangat indah bahkan beberapa wisatawan menjulukinya sebagai "Raja Ampat"nya Bali.

      7.    Raja Ampat - Papua

sumber foto : https://www.rajaampatholidays.com/

Bila kalian ada budget lebih di tahun ini apa salahnya mencoba salah satu wisata di timur Indonesia ini yakni Raja Ampat. Raja Ampat merupakan tempat snorkeling dan tempat menyelam terbaik di dunia. Pulau-pulau yang ada di sekitarnya merupakan salah satu andalan pariwisatanya. Kekayaan alam bawah laut disana juga sangat indah dan menarik.

Banyak wisata-wisata diatas versi yang saya rekomendasikan di tahun 2018 ini. Sebagian besar berasal dari timur Indonesia karena alam disana masih alami dan jarang dikunjungi wisatawan. 

Demikianlah Rekomendasi Wisata Lokal di Tahun 2018 versi saya apabila ada tambahan lain tempat wisata menarik lainnya yang belum sempat saya tulis, silakan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat.

M. Rohman Wijaya

January 2, 2018

Panti Asuhan Yasibu Arjowinangun Malang

Assalamualaikum

Setelah tahun sebelumnya yakni tahun 2016 mengunjungi Panti Asuhan Al-Ikhlas Wagir Malang ( baca juga Panti Asuhan Al-Ikhlas ) kali ini saya dan teman-teman melalui sumbangan para donatur berniat melaksanakan buka bersama kembali bersama anak yatim piatu di Panti Asuhan Yasibu Arjowinangun Malang.


Kondisi panti ini masih bangunan semi permanen, masih banyak bangunan panti yang masih dalam tahap proses pembangunan. Bentuk Mushola masih sederhana terbuat dari kayu dan bersifat sementara sambil menunggu pembangunan selanjutnya. Pada saat saya kesana masih banyak tumpukan material di sekitar lokasi.


foto sumber : http://yasibu.blogspot.co.id/

Panti ini terletak di kawasan padat penduduk di Arjowinangun tepatnya di Jalan Babatan III, RT. 02 / RW. 03, Arjowinangun Malang. Panti ini sangat butuh asupan dana untuk pembangunan panti dikarenakan infrastruktur yg kurang memadai ditambah banyaknya penghuni panti sehingga layak untuk mendapatkan perhatian yang lebih.

Selengkapnya bisa kalian cek di blog panti tersebut yakni Panti Asuhan Yasibu.



penyerahan santunan

Namun karena kemepetan pengajuan jadwal ke pihak panti maka acara berbenturan dengan pihak lainnya Alhasil acara buka bersama kita batalkan dan diganti dengan santunan langsung dari pihak donatur yang sudah donasi ke kami. Kurangnya koordinasi dari kami yang sibuk dengan kesibukan lainnya menyebabkan acara buka bersama dengan anak panti batal terlaksana.


Tidak banyak hal yang bisa saya sampaikan pada tulisan kali ini namun bila kalian dari kawasan Malang Raya kalian bisa cek kondisi panti dengan mengunjungi langsung ke lokasi. Banyak jadwal kunjungan saat bulan ramadhan tahun lalu, sehingga apabila ingin menyelenggarakan acara di panti ini bisa mengatur jadwal sebelum bulan ramadhan., karenadi panti ini beberapa banyak acara buka bersama dari komunitas mobil/motor, paguyuban dll.


Bila kalian ada rekomendasi untuk panti yang akan kami kunjungi khususnya kawasan Malang Raya pada bulan ramadhan tahun 2018 ini kalian bisa menghubungi saya di kontak yang tertera atau tinggalkan komentar di tulisan ini sertakan juga alamat/no telp panti tersebut.

Demikian cerita singkat saya dalam mengunjungi Panti Asuhan Yasibu Arjowinangun Malang, semoga dapat menjadi info serta menginspirasi kalian.

Wassalamualaikum
Salam Lestari


M. Rohman Wijaya

Lokasi : Panti Asuhan Yasibu
              ( Yayasan Indonesia Bersatu )
              Jl. Babatan III RT 02/RW 03 
              Arjowinangun - Malang
              CP : Pak Eka ( 0851-0076-7634 / 0818-0305-2716 )
              Blog : http://yasibu.blogspot.co.id/
              MapsGoogle Maps